Friday, 20 April 2018

CARA BUDIDAYA IKAN KAKAP PUTIH DI AIR TAWAR

Terdengar aneh kan,, ikan air asin kok dipelihara di air tawar, ya namanya ikan kakap putih kok bisa,,??? ikan kakap putih adalah jenis ikan yang sangat toleran dengan salinitas atau bahasa kerennya EURYHALINE maksudnya adalah ketika lingkungan hidupnya atau habitat alamnya terjadi perubahan salinitas dari tinggi ke rendah atau sebaliknya, ikan tersebut akan lebih tahan dan cendrung terbiasa, biasanya jenis ikan yang sangat toleran dengan perubahan salinitas adalah ikan yang biasa hidup dimuara salah satunya adalah kakap putih, penasaran kan,,? ini hasil dari penelitian saya sendiri lokasi penelitian di wilayah Kalimantan Barat yang notabene wilayahnya terdapat banyak muara sungai. dan diwilayah tersebut banyak sekali ikan kakap putih yang dari alam atau bukan yang dibudidayakan, itu salah satu indikator bahwa di wilayah tersebut sangat cocok untuk budidaya ikan kakap putih. baiklah mari kita bahas satu persatu.


PERSIAPAN LAHAN
Sesuai judul dari artikel yang saya tulis kali ini

APA KABAR TAMBAK UDANG DIPASENA PROVINSI LAMPUNG

Beberapa saat yang lalu saya menonton sebuat acara yang ditayangkan televisi swasta yang kalau tidak salah nama programnya Economic Challanges yang mengupas masalah kejayaan tambak udang terbesar didunia yaitu Dipasena dipandu oleh mas Budiman Tanuredjo salah satu wartawan senior, adapun narasumbernya adalah tokoh-tokoh yang sangat luar biasa didunia perikanan Indonesia, salah satunya pak Rokhmin Dahuri, sangat menarik sekali diskusi mereka, penuh dengan ide dan gagasan, menyuguhkan data-data yang bisa dipertanggungjawabkan, dan yang tak kalah menariknya adalah bahwa tambak udang Dipasena adalah tambak udang terbesar didunia, lalu bagaimana nasibnya sekarang,,,???


Kalau tidak salah pada tahun 1990 Dipasena sangat terkenal pada saat itu,

Saturday, 28 January 2017

CARA MEMILIH KEPITING TELUR

Bagi anda yang hobi dengan aneka resep masakan olahan kepiting terutama kepiting yang bertelur,  saya akan jelaskan tentang bagai mana cara memilih kepiting bertelur,  kepiting yang saya maksud disini adalah jenis kepiting bakau,  pertama kita harus kenali jenis kepiting jantan dan kepiting betina secara kasat mata bisa kita bedakan mana yang jantan dan betina dilihat dari bentuk cangkang dan jepitnya,  kalau yang jantan memiliki cangkang yang relatif lebih kecil berbentuk segi tiga dan jepit yang lebih besar,  sedangkan yang betina memiliki cangkang yang cendrung lebih bulat dan jepitnya yang lebih kecil, dibawah ini adalah contoh kepiting betina, terdapat Pembungkus diperutnya,  biasanya untuk menyimpan telur yang akan ditetaskan ketika telur sudah matang dan berwarna kemerahan,  nah,, untuk mengetahui apakah kepiting tersebut sudah bertelur atau belum bukan dilihat daru perutnya, melainkan dari ekornya atau pantatnya,  tepatnya diujung antara cangkang dan perutnya,  bila kita amati secara seksama ada celah yang memisahkan antara punggung dan perutnya.

Langkah pertama ambil sendok teh dan lampu senter,  masukan ujung sendok diantara celah cangkang dan pantatnya kemudian amati dengan lampu senter,  apabila bertelur maka akan terlihat berwarna kuning,  orange,  atau merah,  warna juga menjadi indikator kualitas telur kepitibg tersebut,  jika warnanya kuning pucat biasanya telurnya masih sedikit,  jika warnanya orange kondisi telurnya belum maksimal artinya ada telur tetapi belum banyak,  dan warna merah itu indikasi bahwa telur sudah banyak,  biasanya kepiting bertelur dagingnya tidak terlalu padat,  kalau sudah selesai memilih segeralah dibersihkan,  dengan mengupas cangkangnya,  lakukan secara perlahan dan hati-hati untuk menjaga supaya telur tidak terlepas,  selamat mencoba.. 

Monday, 9 January 2017

CARA MEMELIHARA IKAN KAKAP PUTIH DI AQUARIUM

Tertarik pelihara ikan Kakap Puti di aquarium?  Perlu dicoba karena sifat agresif ikan Kakap Putih dengan warna silver kehijauan akan memberikan kesan tersendiri bagi anda yang hobi pelihara ikan di aquarium,  selain mudah dari segi perawatan juga pertumbuhan yang cepat apabila kita pelihara di air tawar,  habitat asli ikan Kakap Putih adalah dimuara sungai yang terhubung langsung kelaut dengan salinitas dikisaran 10s/d 24 ppt, jadi kita harus melakukan penyesuai terlebih dahulu dari air asin ke air tawar,  langsung saja kita siapkan alat-alatnya :

1. Aquarium ukuran L30xP100xT50
2. Pompa kecil khusus aquarium 1unit
3. Spon saringan air
4. Aerator
5. Lampu UV (ultra violet)
6. Serokan
7. Bibit ikan Kakap Putih ukuran 5cm 10 ekor

Langkah pertama,  siapkan air laut atau air tawar yang diberi garam kasar non yodium dengan salinitas 24ppt, isi kedalam aquarium dengan ketinggian 25cm, pasang pompa, lampu Ultra Violet dan saringan jangan lupa pasang juga aerator,  kemudian masukan bibit ikan Kakap Putih ukuran 5cm kedalam aquarium tambahkan pula antibiotic elbanyu secukupnya kedalam aquarium,  anti biotic bisa kita dapatkan di toko yang menjual ikan hias,  untuk langkah selanjutnya adalah penyesuaian ikan dari air asin ke air tawar dengan mengurangi volume air dalam aquarium dan menambah dengan air tawar secara bertahap,  jangan sekaligus ya..

Hari pertama biarkan ikan menyesuaikan diri dengan lingkungan aquarium jangan dilakukan pengurangan dan penambahan air dulu,  hari ke2  kurangi volume air dalam aquarium 20%, kalau tinggi air 25cm maka kurangi sebanyak 5cm dan tambahkan air tawar sebanyak 25% kedalam aquarium,  hari ke3 lakukan pengurangan volume air sebanyak 30% dan tambahkan air tawar sebanyak 35%, hari ke4 lakukan pengurangan volume air 35% dan tambahkan air tawar 40%, selanjutnya kita amati dahulu kondisi ikan dengan melihat  pola makannya,  apabila nafsu makannya baik-baik saja maka hari ke6 lakukan pengurangan volume air kembali sebanyak 50% dan tambahkan 50%, lakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari ikan mengalami stres, lakukan pembersihan aquarium secara berkala supaya sisa pakan dan kotoran tidak menyebabkan bau pada air dan bisa meningkatkan kadar amoniak,  pada hari ke7 kita bisa melakukan pengurangan dan penambahan dengan air tawar secara keseluruhan artinya ikan sudah bisa menyesuaikan dengan salinitas rendah,  pemberian pakan dilakukan pada pagi hari sebelum membersihkan kotoran dan pemberian pakan selanjutnya dilakukan pada sore hari, pakan bisa berupa daging ikan atau pelet tergantung mana yang akan kita berikan,  mudah kan???  Selamat mencoba