Thursday, 7 November 2019

PENGGEMUKAN UDANG LIPAN


   Ini salah satu pertanyaan yang paling sering saya dapatkan dari para pembaca, baik melalui telepon ataupun melalui whatsap, “ pak, gimana sih cara pelihara udang lipan “. Kemudian ada yang bertanya lagi, “ pak, gimana sih rasanya udang lipan “ ada juga yang bertanya tentang bagai mana cara pemeliharaannya, media yang tepat dan ada juga yang bertanya tentang pangsa pasarnya, baiklah saya akan coba berikan penjelasan tentang masalah diatas, sebetulnya yang saya maksud pemeliharaan disini bukanlah penetasan dari telur yang diambil dari induknya, melainkan penggemukan udang dari hasil tangkapan nelayan, karena kalau penetasan setahu saya sampai saat ini belum ada tekhnik yang tepat tentang bagaimana cara mengembangbiakan udang jenis ini, dan belum ada yang pernah menguji coba, hanya saja kalau penggemukan itu pernah saya lakukan, bisa dengan intensif maupun semi intensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek pendukung baik sarana maupun prasarana, lokasi juga bisa menjadi factor pendukung dari program tersebut, yang mana lokasi yang dimaksud adalah lokasi yang mudah dijangkau dan sudah teraliri listrik 24 jam ini khusus untuk pemeliharaan intensif.

Sunday, 29 April 2018

POTENSI PERIKANAN DAN WISATA BAHARI DI PULAU LEMUKUTAN

Banyak hal yang belum tergali dengan maksimal di wilayah pulau Lemukutan salah satunya potensi perikanan selain potensi wisata bahari, saya jelaskan tentang Pulau Lemukutan sebelum bahas potensinya,

LETAK GEOGRAFIS
 Pulau Lemukutan terletak di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Bengkayang, kordinat :  0° 46' 1.000" LU 108° 42' 33.000" jaraknya sekitar 115 Km dari kota Pontianak yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, bisa ditempuh dengan jalur darat menggunakan mobil maupun sepeda motor dengan lama perjalanan sekitar 3 jam ke pelabuhan Teluk Suak, jangan khawatir jalan menuju kesana merupakan jalan Provinsi tidak ada aral maupun rintangan kita bisa dengan nyaman berkendara menuju kesana alias jalannya mulus, kalau anda menempuh perjalanan dari Kota Singkawang malah lebih dekat sekitar 30 Km lebih tidak sampai satu jam perjalanan, anda bisa memanfaatkan navigasi google maps supaya lebih mudah dan nyaman, sesampainya di pelabuhan Teluk Suak anda bisa menitipkan kendaraan disana biasanya ada jasa penitipan kendaraan dijamin aman. sementara ini akses menuju ke Pulau Lemukutan baru bisa dilalui melalui pelabuhan ini, saya tidak tahu juga kalau ada peabuhan lain tetapi setahu saya hanya Teluk Suak saja akses menuju kesana dengan menggunakan kapal kayu atau orang disana biasa menyebutnya motor air, jasa penyebrangan motor air hanya tersedia mulai pukul 7 pagi sampai pukul 10 siang dengan lama perjalanan sekitar 1 jam kalau cuaca bagus, tapi biasanya pagi-pagi lautnya teduh tidak begitu bergelombang, kecuali sore karena pulau Lemukutan berhadapan langsung dengan laut China Selatan yang terkenal ombaknya lumayan tinggi.

pelabuhan Teluk Suak
POTENSI WISATA BAHARI
Pulau lemukutan merupakan

Saturday, 21 April 2018

CARA MEMBUAT KEPITING ASOKA

Anda pernah menyantap masakan yang bahan bakunya kepiting, aneka resep kepiting, yang rasanya bermacam-macam, asam manis, lada hitam, pedas, maupun goreng tepung, sensasi makannya yang sedikit berbeda dengan masakan lain, makan kepiting agak sedikit membuat kita repot terutama proses pengupasan kulitnya, nah pernah gak mendengar yang namanya kepiting asoka yang seluruh bagiannya bisa kita makan tanpa harus repot-repot mengupas kulitnya, nah ingin tahu gimana cara  membuat kepiting asoka, tapi pembuatannya diair asin atau payau lo ya bukan di air tawar, baiklah akan saya uraikan semoga bermanfaat.


PERSIAPAN BIBIT KEPITING

Bibit kepiting kita gunakan yang ukuran 200gr atau 150gr kita bisa dapatkan dari nelayan atau dari penampung kepiting,

Friday, 20 April 2018

CARA BUDIDAYA IKAN KAKAP PUTIH DI AIR TAWAR

Terdengar aneh kan,, ikan air asin kok dipelihara di air tawar, ya namanya ikan kakap putih kok bisa,,??? ikan kakap putih adalah jenis ikan yang sangat toleran dengan salinitas atau bahasa kerennya EURYHALINE maksudnya adalah ketika lingkungan hidupnya atau habitat alamnya terjadi perubahan salinitas dari tinggi ke rendah atau sebaliknya, ikan tersebut akan lebih tahan dan cendrung terbiasa, biasanya jenis ikan yang sangat toleran dengan perubahan salinitas adalah ikan yang biasa hidup dimuara salah satunya adalah kakap putih, penasaran kan,,? ini hasil dari penelitian saya sendiri lokasi penelitian di wilayah Kalimantan Barat yang notabene wilayahnya terdapat banyak muara sungai. dan diwilayah tersebut banyak sekali ikan kakap putih yang dari alam atau bukan yang dibudidayakan, itu salah satu indikator bahwa di wilayah tersebut sangat cocok untuk budidaya ikan kakap putih. baiklah mari kita bahas satu persatu.


PERSIAPAN LAHAN
Sesuai judul dari artikel yang saya tulis kali ini

APA KABAR TAMBAK UDANG DIPASENA PROVINSI LAMPUNG

Beberapa saat yang lalu saya menonton sebuat acara yang ditayangkan televisi swasta yang kalau tidak salah nama programnya Economic Challanges yang mengupas masalah kejayaan tambak udang terbesar didunia yaitu Dipasena dipandu oleh mas Budiman Tanuredjo salah satu wartawan senior, adapun narasumbernya adalah tokoh-tokoh yang sangat luar biasa didunia perikanan Indonesia, salah satunya pak Rokhmin Dahuri, sangat menarik sekali diskusi mereka, penuh dengan ide dan gagasan, menyuguhkan data-data yang bisa dipertanggungjawabkan, dan yang tak kalah menariknya adalah bahwa tambak udang Dipasena adalah tambak udang terbesar didunia, lalu bagaimana nasibnya sekarang,,,???


Kalau tidak salah pada tahun 1990 Dipasena sangat terkenal pada saat itu,

Saturday, 28 January 2017

CARA MEMILIH KEPITING TELUR

Bagi anda yang hobi dengan aneka resep masakan olahan kepiting terutama kepiting yang bertelur,  saya akan jelaskan tentang bagai mana cara memilih kepiting bertelur,  kepiting yang saya maksud disini adalah jenis kepiting bakau,  pertama kita harus kenali jenis kepiting jantan dan kepiting betina secara kasat mata bisa kita bedakan mana yang jantan dan betina dilihat dari bentuk cangkang dan jepitnya,  kalau yang jantan memiliki cangkang yang relatif lebih kecil berbentuk segi tiga dan jepit yang lebih besar,  sedangkan yang betina memiliki cangkang yang cendrung lebih bulat dan jepitnya yang lebih kecil, dibawah ini adalah contoh kepiting betina, terdapat Pembungkus diperutnya,  biasanya untuk menyimpan telur yang akan ditetaskan ketika telur sudah matang dan berwarna kemerahan,  nah,, untuk mengetahui apakah kepiting tersebut sudah bertelur atau belum bukan dilihat daru perutnya, melainkan dari ekornya atau pantatnya,  tepatnya diujung antara cangkang dan perutnya,  bila kita amati secara seksama ada celah yang memisahkan antara punggung dan perutnya.

Langkah pertama ambil sendok teh dan lampu senter,  masukan ujung sendok diantara celah cangkang dan pantatnya kemudian amati dengan lampu senter,  apabila bertelur maka akan terlihat berwarna kuning,  orange,  atau merah,  warna juga menjadi indikator kualitas telur kepitibg tersebut,  jika warnanya kuning pucat biasanya telurnya masih sedikit,  jika warnanya orange kondisi telurnya belum maksimal artinya ada telur tetapi belum banyak,  dan warna merah itu indikasi bahwa telur sudah banyak,  biasanya kepiting bertelur dagingnya tidak terlalu padat,  kalau sudah selesai memilih segeralah dibersihkan,  dengan mengupas cangkangnya,  lakukan secara perlahan dan hati-hati untuk menjaga supaya telur tidak terlepas,  selamat mencoba.. 

Monday, 9 January 2017

CARA MEMELIHARA IKAN KAKAP PUTIH DI AQUARIUM

Tertarik pelihara ikan Kakap Puti di aquarium?  Perlu dicoba karena sifat agresif ikan Kakap Putih dengan warna silver kehijauan akan memberikan kesan tersendiri bagi anda yang hobi pelihara ikan di aquarium,  selain mudah dari segi perawatan juga pertumbuhan yang cepat apabila kita pelihara di air tawar,  habitat asli ikan Kakap Putih adalah dimuara sungai yang terhubung langsung kelaut dengan salinitas dikisaran 10s/d 24 ppt, jadi kita harus melakukan penyesuai terlebih dahulu dari air asin ke air tawar,  langsung saja kita siapkan alat-alatnya :

1. Aquarium ukuran L30xP100xT50
2. Pompa kecil khusus aquarium 1unit
3. Spon saringan air
4. Aerator
5. Lampu UV (ultra violet)
6. Serokan
7. Bibit ikan Kakap Putih ukuran 5cm 10 ekor

Langkah pertama,  siapkan air laut atau air tawar yang diberi garam kasar non yodium dengan salinitas 24ppt, isi kedalam aquarium dengan ketinggian 25cm, pasang pompa, lampu Ultra Violet dan saringan jangan lupa pasang juga aerator,  kemudian masukan bibit ikan Kakap Putih ukuran 5cm kedalam aquarium tambahkan pula antibiotic elbanyu secukupnya kedalam aquarium,  anti biotic bisa kita dapatkan di toko yang menjual ikan hias,  untuk langkah selanjutnya adalah penyesuaian ikan dari air asin ke air tawar dengan mengurangi volume air dalam aquarium dan menambah dengan air tawar secara bertahap,  jangan sekaligus ya..

Hari pertama biarkan ikan menyesuaikan diri dengan lingkungan aquarium jangan dilakukan pengurangan dan penambahan air dulu,  hari ke2  kurangi volume air dalam aquarium 20%, kalau tinggi air 25cm maka kurangi sebanyak 5cm dan tambahkan air tawar sebanyak 25% kedalam aquarium,  hari ke3 lakukan pengurangan volume air sebanyak 30% dan tambahkan air tawar sebanyak 35%, hari ke4 lakukan pengurangan volume air 35% dan tambahkan air tawar 40%, selanjutnya kita amati dahulu kondisi ikan dengan melihat  pola makannya,  apabila nafsu makannya baik-baik saja maka hari ke6 lakukan pengurangan volume air kembali sebanyak 50% dan tambahkan 50%, lakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari ikan mengalami stres, lakukan pembersihan aquarium secara berkala supaya sisa pakan dan kotoran tidak menyebabkan bau pada air dan bisa meningkatkan kadar amoniak,  pada hari ke7 kita bisa melakukan pengurangan dan penambahan dengan air tawar secara keseluruhan artinya ikan sudah bisa menyesuaikan dengan salinitas rendah,  pemberian pakan dilakukan pada pagi hari sebelum membersihkan kotoran dan pemberian pakan selanjutnya dilakukan pada sore hari, pakan bisa berupa daging ikan atau pelet tergantung mana yang akan kita berikan,  mudah kan???  Selamat mencoba

Sunday, 8 January 2017

CARA MENGANGKUT UDANG LIPAN

Ada yang tahu Udang Lipan,  atau udang Ronggeng atau Udang Getak,  banyak nama juga jenis udang satu ini selain itu jenis udang ini juga punya nilai jual tinggi karena rasanya yang lezat,  memiliki struktur tubuh yang dibungkus cangkang dan memiliki duri-duri yang sangat tajam,  apa bila kurang hati-hati berdampak luka pada tangan kita sehingga untuk menangkapnya perlu keahlian dan kehati-hatian, nah ada beberapa cara yang perlu kita pelajari apabila kita akan menagkap dan membawa udang tersebut secara hidup,  cara ini sangat sederhana dan tidak memerlukan alat yang banyak,  apabila tujuannya untuk dijual kembali ke pengepul atau ke restauran yang jaraknya bisa ditempuh melalui jalur darat dan tidak memerlukan waktu yang lama dalam proses transportasinya,  berikut cara yang akan saya jelaskan disini.

1. Peralatan
Udang Lipan tidak bisa dibawa begitu saja alias ditumpuk satu sama lain karena struktur tubuh udang tersebut dipenuhi duri dan bisa mencederai udang-udang lainnya,  maka kita perlu alat sederhana untuk menempatkan udang tersebut dengan posisi tegak dimana ekor kebawah dan kepala diatas,  alat yang kita gunakan adalah plastik mika yang cukup tebal,  karena jenis plastik ini kaku maka bisa bentuk lingkarang membentuk selongsong dan disamakan dengan ukuran tubuh udang yang akan kita kemas,  kita bisa potobg plastik mika tersebut lalu direkatkan dengan lakban disatukan ujung satu dengan ujung satunya lagi,  swhingga dengan alat sederhana ini kita tinggal memasukan udang dimulai dari kepala lalu kita dorong ke ekor plastiknya sampai udang terbungkus semua,  setelah itu barulah kita bisa tempatkan dikeranjang yang biasa untuk membawa kepiting,  setelah itu kita susun satu persatu dengan susunan tegak keatas dimana ekor dibawah dan kepala diatas,  ingat kita membawa udangnya tanpa air alias kering.

Setelah tersusun barulah atasnya kita tutup dengan karung yang dijahit menggunakan tali rafia ketepi keranjang,  ikat dengan kuat ran kencang supaya udang tidak keluar dari selongsongnya.

2. Proses pengangkutan
Apabila kita menggunakan sepeda motor atau mobil bak terbuka maka usahakan ditengah susunan udang kita beri es batu dengan membekukan air mineral botolan lalu dibungkus dengan korang dan ditempatkan ditengah susunan,  hindari sinar matahari langsung dan tidak boleh pula disekap tanpa sirkulasi udara,  sedangkan dengan menggunakan mobil tertutup dianjurkan mobil yang dilengkapi dengan air conditioner (AC) .

Posisi keranjang tidak boleh dibalik atau ditaruh pada posisi miring apalagi ditimpa dengan barang lainnya hal ini membahayakan udang tersebut,  dengan cara diatas udang bisa tahan dengan lama perjalanan maksimal 10jam.

3. Perlakuan terhadap udang ketika sampai pada tujuan pengiriman.
Setelah sampai pada tempat tujuan udang jangan langsung dicemplungkan kedalam kolam,  melainkan kita siram terlebih dahulu dengan air asin sambil diangin-angin siram secara menyeluruh sampai badan udang tersiram oleh air, alangkah bagusnya kalau kita beri kipas angin, setelah kurang lebih 3menit baru kita cemplungkan ke dalam kolam satu persatau sambil dihitung ulang,

Ada jenis udang yang tidak tahan dalam proses pengangkutan sehingga berujung dengan kematian,  hal itu disebabkan oleh udang yang baru ganti kulit atau moulting tanda yang bisa kita lihat dari warna cangkang yang pucat dan isi dalam atau dagingnya yang kurang berisi atau kosong,  kontur cangkang juga cenderung lembut dan udangnya tidak agresif.

Demikian semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan tentang Udang Lipan. 

Friday, 6 January 2017

MEMILIH BIBIT IKAN KAKAP PUTIH YANG BAGUS UNTUK DITEBAR DITAMBAK UDANG

Terkadang kita kesulitan dalam memilih ikan yang akan kita pelihara ditambak, apakah bibit yang akan kita tebar bagus kwalitasnya atau malah kurang bagus,  konsekuensinya kalau bibit ikan yang kita tebar ditambak kurang bagus maka sangat dilematis untuk para petani,  karena yang kita tahu biaya persiapan dari awal hingga akhir untuk penebaran benih sangatlah mahal,  sehingga apabila bibit yang kita tebar kurang bagus maka kita akan mengulang kembali persiapan dari awal,,  ongkosnya jadi tambah besar tentunya, ada beberapa cara yang akan saya bagikan dalam artikel ini semoga bisa membantu sedikit banyaknya para pembudidaya yang akan menyiapkan proses budidaya ikan kakap putih.

1. Pemesanan bibit
Biasanya bibit ikan kakap putih tidak selalu tersedia disetiap wilayah sentra pembudidaya,  saat ini hanya di wilayah Bali saja yang menyediakan benih ikan kakap putih,  pastikan kita memesan bibit yang masih grade A Atau kualitas super,  cara memastikannya dengan menanyakan kepada pihak penjual bahwa kita hanya akan membeli bibit yang bagus,  apabila bibit kurang bagus maka dibuat perjanjian dengan pihak penjual bahwa seandainya bibit tidak bagus maka yang dibayarkan hanya bibit yang sesuai dengan standard yang kita tentukan,  memang gampang-gampang susah juga tetapi hal ini kita lakukan sesuai dengan prinsip-prinsip jual beli artinya kita hanya ingin membeli barang yang sesuai dengan yang kita inginkan.

2. Pendederan
Tentu kita sudah menghitung kapasitas kolam kita dengan asumsi bahwa kita akan memelihara sampai ukuran yang kita targetkan dengan menghitung tingkat kepadatan, jadi kita sudah tau tuh dengan luas kolam sekian meter persegi jumlah bibit yang harus kita tebarkan adalah sekian ribu ekor,  biasanya makin jarang tibgkat kepadatan maka makin cepat proses pemeliharaan,  saran saya yaa jangan terlalu padat lah.

Siapkan satu kolam untuk pendederan, ukurannya jangan terlalu besar karena bibit yang kita dederkan juga ukurannya sangat kecil supaya kita mudah untuk memantau pertumbuhan dari benih yang kita dederkan,  biasanya proses ini memerlukan waktu sekitar 14 hari,  persiapkan kolam pendederan dengan baik dan pastikan pakan alami sudah tersedia dikolam,,  mengenai persiapan pakan alami nanti saya jelaskan pada postingan selanjutnya.  Pastikan juga ketinggian air kolam jangan terlalu tinggi biasanya saya hanya mengisi kolam dengan ketinggian air sekitar 30 s/d 60cm saja, waktu bibit diusia 3hari tebar biasanya sudah kelihatan dengan kita perhatikan secara seksama di tepi kolam,  pakan kita masih mengandalkan pakan alami yaitu plankton atau kita bisa juga menambahkan pakan buatan jika diperlukan,

Pada umur 13 hari tebar kita harus lebih seksama melihat perkembangan benih ikan dengan memasang ancau ditepi kolam, karena ikan kakap putih sifatnya kanibal maka kita harus segera memisahkan ikan yang besar dengan ikan yang masih kecil, apabila sudah terlalu jauh perbedaan ukurannya maka segeralah dipanen untuk selanjutnya dihitung dan dipindahkan ke kolam pembesaran.

3. Proses sortir
Setelah bibit yang kita dederkan sudah 14hari maka lakukan pemanenan dengan mengeringkan kolam pendederan,  proses ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan perlu perlakuan khusus maupun peralatan yang khusus juga, siapkan tempat untuk penyortiran beruba kolam kecil, kita bisa buat dari terpal dengan ukuran 1.5x2m tinggi kolan 30cm  3 unit gunanya untuk menghitung,  memilih dan menempatkan ukuran ikan yang besar,  sedang,  dan kecil, pada proses ini tambahkan pada air kolam penampunga anti biotic selama proses penyortiran,  obat antibiotic bisa kita dapatkan di toko yang jual ikan hias dan perlengkapan akuarium.

4. Proses tebar ke kolam pembesaran
Setelah proses penyortiran dan penghitungan selanjutkan bibit sudah siap dimasukan ke kolam pembesaran,  tentu saja masing-masing kolam sudah kita tentukan jumlah tebarnya maupun ukuran yang sudah kita sortir pada point 3 diatas,  lakukan penebaran secepatnya untuk menjaga supaya bibit tidak stres,  nah demikian penjelasan singkat saya semoga bermanfaat,  apabila ada hal yang kurang silahkan tinggalkan masukan atau pertanyaan pada kolom komentar,  sekian dan terima kasih.   

Monday, 5 December 2016

CARA MEMINDAHKAN IKAN HIDUP

Anda sedang memelihara ikan dan berencana akan memindahkan ikan tersebut ketempat lain baik untuk tujuan dijual atau untuk dipindah dari tempat satu ke tempat lainnya, ada beberapa cara yang akan saya bagikan disini

Monday, 28 November 2016

Alat Packing Udang Lipan Hidup

Salam ....
Sudah lama tidak posting,,maklum juragan sedang sibuk urusan lain untuk menafkahi keluarga,, tapi intinya saya masih selalu menyimak tentang dunia perikanan di negeri kita ini, termasuk sekedar jadi konsultan juga untuk kawan-kawan dekat saya yang menggeluti bisnis bidang perikanan kelautan tapi sifatnya personal saja alias tidak resmi, Saya bangga juga dengan mereka yang masih tetap bersemangat mengembangkan bisnis perikanan, Seringkali saya mendapat telepon dari kawan-kawan membantu memecahkan persoalan mereka, diantara salah satunya yang akan saya bahas disini yaitu cara packing udang lipan, yuk langsung saja.

Pertama yang perlu kita siapkan adalah bahan-bahannya selain udangnya itu sendiri,untuk udang yang akan dipacking pastikan udang yang hidup tentunya dan dalam kondisi segar,ciri-ciri udang yang segar dan sehat ialah udang tidak berenang gelisah terlihat tenang didasar kolam tetapi begitu ditangkap dia terlihat agresif, dari segi warna terlihat cerah hijau kekuningan, kalau kita amati secara detail dia akan selalu sibuk membersihkan anggota tubuhnya ketika didasar kolam, mungkin supaya terlihat bersih dan cantik sehingga menarik pasangannya hehe,,, sekarang kita langsung siapkan bahan lainnya, adapun bahannya dalah sebagi berikut

About Me

Salam...

Nama saya Taufik Hidayat, seorang pemuda harapan bangsa yang punya cita-cita luhur untuk sesama dan ingin berbagi banyak dengan siapapun, latar belakang apapun dan dimana pun.

Hobi saya membaca dan menulis selain putar video, mencari hal yang baru yang menurut saya itu adalah ilmu yang sangat bermanfaat karena akan saya bagikan dengan yang lain. hobi lainnya bermain billiard, selain secara virtual juga secara langsung dimeja kecil, sedang, dan besar, tapi belum expert, masih begginer.

Saat ini saya tinggal di kota Pontianak Kalimantan Barat, kota perdagangan daerah equator yang dilintasi garis khatulistiwa, tempat yang damai, indah, tentram dan menakjubkan, karena kehidupan warganya yang sangat berdampingan satu dan yang lainnya, penghasil aneka buah-buahan segar dan terkenal, yaitu salah satunya Jeruk Pontianak, duku Pontianak, Nanas yang eksotis, dan buah durian yang sangat lezat dan sexy, Pontianak daerang agroculture, banyak agribisnis, dan penghasil kelapa sawit dan perkebunan lainnya,, sangat menarik sekali,,,

Saat ini saya bekerja di CV. Adi Buana sebagai marketing  dan PT. Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai agent saya sangat menikmati pekerjaan saya saat ini yang sebelumnya saya bekerja di bidang perikanan.

Saya sangat tertarik dengan hal yang baru dan unik, saya selalu menyempatkan diwaktu libur untuk berkunjung ke daerah-daerah yang belum pernah saya kunjungi, saya biasa berinteraksi dan belajar banyak tentang budaya dan tentang lingkungan alam terbuka, supaya bisa saya share dengan kawan-kawan tentang hal yang bisa menambah pengetahuan buat mereka.

Saya tidak suka dengan hal yang membuang waktu dan energi seperti duduk-duduk di warung kopi dan sejenisnya terkecuali ada hal atau yang berhubungan dengan pekerjaan yang harus diselesaikan diwarung kopi atau cafe. saya juga orangnya unik tidak terlalu banyak bicara tetapi bisa banyak bicara kalau temanya tentang Ilmu, hal yang diluar itu lebih baik saya menjadi pendengar saja.

Demikian tentang saya, kalau ada yang tertarik dengan saya maupun artikel saya silahkan di Follow dan saya akan follow back,, terima kasih.


Saturday, 26 November 2016

Site Map


Thursday, 24 November 2016

Privacy Policy

Privacy Policy for perikananlaut

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at http://marindo-ina.blogspot.co.id/2016/11/contact-us.html.

At www.marindo-ina.blogspot.com we consider the privacy of our visitors to be extremely important. This privacy policy document describes in detail the types of personal information is collected and recorded by www.marindo-ina.blogspot.com and how we use it.

Log Files
Like many other Web sites, www.marindo-ina.blogspot.com makes use of log files. These files merely logs visitors to the site - usually a standard procedure for hosting companies and a part of hosting services's analytics. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, browser type, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and possibly the number of clicks. This information is used to analyze trends, administer the site, track user's movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons
www.marindo-ina.blogspot.com uses cookies to store information about visitors' preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors' browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie
→ Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on www.marindo-ina.blogspot.com.
→ Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to our site's visitors based upon their visit to www.marindo-ina.blogspot.com and other sites on the Internet.
→ Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html

Our Advertising Partners
Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include .......

  • Google
  • Commission Junction
  • Amazon
  • Widget Bucks
  • Adbrite
  • Clickbank
  • Linkshare
  • Yahoo! Publisher Network
  • Azoogle
  • Chitika
  • Kontera
  • TradeDoubler
  • backlinks.com

While each of these advertising partners has their own Privacy Policy for their site, an updated and hyperlinked resource is maintained here: Privacy Policies.
You may consult this listing to find the privacy policy for each of the advertising partners of www.marindo-ina.blogspot.com.

These third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on www.marindo-ina.blogspot.com and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site's third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.

www.marindo-ina.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

 

Third Party Privacy Policies
You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. www.marindo-ina.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. You may find a comprehensive listing of these privacy policies and their links here: Privacy Policy Links.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. What Are Cookies?

Children's Information
We believe it is important to provide added protection for children online. We encourage parents and guardians to spend time online with their children to observe, participate in and/or monitor and guide their online activity. www.marindo-ina.blogspot.com does not knowingly collect any personally identifiable information from children under the age of 13. If a parent or guardian believes that www.marindo-ina.blogspot.com has in its database the personally-identifiable information of a child under the age of 13, please contact us immediately (using the contact in the first paragraph) and we will use our best efforts to promptly remove such information from our records.

Online Privacy Policy Only
This privacy policy applies only to our online activities and is valid for visitors to our website and regarding information shared and/or collected there. This policy does not apply to any information collected offline or via channels other than this website.

Consent
By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.



Update
This Privacy Policy was last updated on: Friday, November 25th, 2016. />
Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.


Disclaimer

Disclaimer for perikananlaut


If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at http://marindo-ina.blogspot.co.id/2016/11/contact-us.html

Disclaimers for www.marindo-ina.blogspot.com:



All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.marindo-ina.blogspot.com does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.marindo-ina.blogspot.com), is strictly at your own risk. www.marindo-ina.blogspot.com will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.


From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.


Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.


Consent



By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Thursday, November 24th, 2016
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.


Contact Us

Friday, 11 December 2015

APA KABAR KONDISI PERIKANA BUDIDAYA SAAT INI

Salam,,, saya  sudah lama sekali tidak mengupdate informasi yang terkait dengan kegiatan Budi Daya Perikanan, kondisi Budidaya saat ini seolah mati suri baik yang skala besar maupun yang sekala kecil boleh dikatakan gaungnya hampir tidak ada berbeda dengan pada saat tahun 2004 s/d 2010 dimana pengusaha maupun masyarakat sangant antusias untuk menjalankan salah satu usaha perikanan ini, banyak rekan-rekan saya yang memberikan kabar kepada saya tentang kegiatan usaha budidaya mereka yang walaupun pada kenyataannya mereka banyak mengeluh tentang masalah yang mereka alami terutama kegiatan usaha mereka yang mengalami kerugian secara terus menerus, dan sampai saat ini sangat sedikit sekali saya dapat informasi tentang kegiatan usaha mereka, pada awal tahun yang lalu saya kedatangan tamu seorang pengusaha perikanan dari Negara Tiongkok, dia berkonsultasi dengan saya tentang prospek usahanya, menurut dia sangat banyak sekali kendala yang dia alami sehingga dia hampir berputus asa danakan segera untuk menutup usahanya dan berpindah keusaha yang lainnya yang masih bergerak dibidang perikanan hanya saja dia akan menggarap hasil penangkapan saja,

Pemerintah pada saat ini khususnya dibawah komando ibu Susi sangat tidak memperhatikan kegiatan usaha budidaya, beliau hanya concern pada penindakan tentang ilegal fishing memang langkah tegas tersebut sudah memperlihatkan hasilnya dimana kapal-kapal asing akan berfikir dua kali ketika akan menangkap ikan diwilayah perairan Indonesia, dan saya yakin stok ikan dilaut pun akan kembali stabil setelah dijarah secara terus menerus oleh kapal-kapal asing semoga saja hal itu bisa mensejahterakan nelayan kita,, terima kasih Ibu Susi, akan tetapi tolong juga diperhatikan mengenai usaha budidayanya juga, tidak sedikit Negara kita memiliki para ahli dibidangnya yang belum maksimal dalam mengupayakan keberhasilan usaha perikanan, supaya bahu-membahu membangun kembali usaha perikanan, jika ada tambahan saran maupun masukan silahkan tambahkan di kolom komentar dan akan saya postingkan terima kasih,,

Saturday, 20 August 2011

MENJUAL BIBIT IKAN KAKAP PUTIH

kami membudidayakan dan memproduksi bibit/benih ikan kakap putih mulai ukuran 0,8cm, 4cm s/d 10 cm up, barang akan kami antarkan kelokasi atau bandara tujuan, harga nego, untuk pemesanan hubungi nomor telepon 081256553342 terima kasih

Sunday, 17 January 2010

BUDIDAYA KAKAP PUTIH

Ada banyak cara dan metode yang diterapkan oleh para pembudidaya ikan kakap putih khususnya ditambak diantaranya tentu saja tujuan akhirnya ingin mencapai keberhasilan dengan tingkat pencapaian yang sebaik-baiknya dengan menekan cost dan meningkatkan kwalitas yang berujung pada pencapaian hasil akhir yang memuaskan, kenapa saya pilih lokasi tambak tidak KJA atau keramba jaring apung saya mempunyai beberapa pertimbangan diantaranya, ditambak lebih mudah untuk dijangkau, tidak terpengaruhi oleh cuaca buruk seperti angin ribut dan gelombang karena sifat ikan kakap putih ini sangat agresif apabila disimpan dalam jaring petakan keramba jaring apung maka dikhawatirkan akan menimbulkan luka – luka pada ikan tersebut akibat digoncang oleh gelombang dan arus laut, biasanya apabila sisik ikan terlepas maka akan menyebabkan infeksi pada permukaan kulit ikan itu sendiri, pemeliharaan ditambak pun bukan berarti tanpa kendala dan yang paling penting adalah manajemen dan cara pengelolaan tambak itu sendiri baik secara tekhnis maupun non tekhnis dari segi tekhnis yang terpenting adalah pengelolaan kwalitas air tambak dan pakan yang terpenuhi secara kontinyu dan teratur. Kwalitas  perairan tambak yang meliputi :
-         Biologi : ketersediaan plankton dalam tambak
-         Kimia   : kandungan H2S, NH3, tingkat keasaman (pH)
-         Fisika   : pasang surut, salinitas, kekeruhan air dsb.



Ketersediaan benih terkadang menjadi masalah dalam budidaya dalam hal ini saya mendatangkan benih yang telah diproduksi oleh Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut (BBRPBL) Gondol Bali, disana saya bisa mendapatkan kwalitas benih yang bagus dan telah diproduksi oleh para pembudidaya di hatchery skala rumah tangga (HSRT)  bisa kontak ke saya kalau ada rekan – rekan yang membutuhkan benih dengan kwalitas super dengan ukuran disesuaikan oleh permintaan, ikan kakap putih adalah ikan yang mempunyai toleransi yang cukup besar terhadap kadar garam ( Euryhaline ) dan merupakan ikan katadromous (dibesarkan diair tawar kawin di air laut)sifat – sifat inilah yang menyebabkan ikan kakap putih dapat dibudidayakan dilaut, tambak maupun air tawar.

Ikan kakap putih termasuk dalam famili Centroponidae, secara lengkap taksonominya adalah sebagai berikut :
Philum              : Chordata
Sub philum                   : Vertebrata
Klas                             : Pisces
Subklas                        : Teleostei
Ordo                            : Perchomorphi
Famili                           :Centroponidae
Genus                           : Lates
Species                        : Lates Calcalifer (block)

CARA PEMELIHARAAN

Bibit yang saya pesan berukuran 0,8cm terlebih dahulu saya besarkan diwaring yaitu jaring yang sangat halus, dengan ukuran 2x1m2 dengan padat penebaran 2500ek per petakan selama 2 minggu, pakan yang diberikan berupa pelet yang telah dihaluskan, sampai ukuran 3 cm saya pindahkan lagi dengan waring yang agak sedikit kasar dengan ukuran jaring 2x1m2 dan padat penebaran 1000 ekor per petakan jaring pakan yang saya gunakan mulai saya rubah dengan ukuran pelet yang disesuaikan dengan ukuran ikan itu sendiri, lama pemeliharaan dalam jaring selama 3minggu dan ikan telah mencapai ukuran 8-10 cm dan siap untuk ditebar langsung kedalam petakan tambak dengan padat penebaran 5ekor/m2, saya sengaja memelihara ikan dalam waring terlebih dahulu supaya apabila ditebar langsung kedalam petakan tambak dia sudah terbiasa diberi pakan di satu titik dimana bekas jaring pendederan ditempatkan sehingga apabila kita memberikan pakan pada waktunya ikan sudah menunggu dipermukaan air ,pemberian pakan biasanya saya memberikan pakan 2x dalam 1 hari berupa pelet ataupun ikan rucah yang telah dipotong – potong lama pemeliharaan sampai ikan siap untuk dipanen selama 5bulan dari pertama tebar dengan ukuran benih 0,8cm, selamat mencoba kepada para ikan mania dan para pembudidaya yang berminat untuk membesarkan ikan kakap putih ditambak.

Bookmark and Share

Saturday, 16 January 2010

BUDIDAYA UDANG LIPAN

Dalam tulisan ini saya akan memaparkan cara pemeliharaan udang lipan atau udang getak, atau udang ronggeng pemeliharaan dalam artian memelihara bukan dari larva melainkan hasil tangkapan alam yang ditampung dalam bak yang terbuat dari semen beton, serta cara pemeliharaan dalam kolam atau tambak, sejauh yang saya amati hampir semua jenis ikan yang dibudidayakan bisa dipelihara dalam tambak, tetapi kurang memuaskan apabila kita pelihara dibak wah berarti tambak muliqultural kali ya,, tapi sampai saat ini hasil pemeliharaan ditambak apabila dibandingkan dengan hasil pemeliharaan dibak sangat jauh sekali bedanya baik dari segi mortalitas, kualitas, dan kuantitas, buat kawan-kawan para pembudidaya yang berada didaerah dimana banyak terdapat udang lipan bisa dicoba untuk menampung hasil tangkapan nelayan sekitar untuk dibesarkan kembali ditambak kan sayang kalau ada udang yang tidak masuk size permintaan dari pada dibuang atau digoreng lebih baik kita besarkan lagi


Saya mengambil sampel sebanyak 135ekor udang ronggeng atau udang lipan untuk dipelihara kembali dalam jaring yang berukuran 2x3m2 dan hasilnya lumayan bagus dengan tingkat kematian yang sangat sedikit dan perkiraan saya dari jumlah diatas hanya berkurang sebanyak 2ek saja itupun setelah dicek ternyata ada jaring yang sobek mungkin disobek kepiting yang memang biasa memakan sisa-sisa umpan, udang jenis ini bersifat kanibalisme dan apabila kekurangan pakan atau jumlah tebarnya terlalu padat maka dia akan menyerang kawannya sendiri jadi saya anjurkan untuk membatasi jumlah tebar per petakan jaring disesuaikan dengan ukuran jaring saya menggunakan ukuran jaring 2x3m2 kapasitas tebar hanya 135 ekor saja, pemberian pakan dilakukan sebanyak 2x sehari pakan berupa ikan rucah yang dipotong kasar artinya kalau umpan ikan kecil-kecil seperti ikan lemuru atau tamban cukup 1 ekor dipotong menjadi dua bagian, karena selama proses makan dan umpan yang kita berikan tadi akan didekapnya dengan kedua jepit yang berada pada kepala udang tersebut dan akan memakan secara sedikit demi sedikit,